Rumah Tusuk Sate

Rumah Tusuk Sate

Rumah Tusuk Sate

Kenapa Musti Takut Punya Rumah Tusuk Sate

 

 

oleh : Arief Sabaruddin

 Rumah tusuk sate, rumah yang posisinya menghadap pada jalan yang tegak lurus dengan rumah. Ada kalanya kita memiliki  rumah tusuk sate tanpa bisa dihindari. Bagaimana menyiasati rancangan rumah yang berada pada posisi tusuk sate tersebut, agar rumah tersebut menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi seluruh penghuninya.

Banyak orang memiliki kepercayaan tentang rumah  yang berada pada posisi tusuk sate kurang memberikan keberuntungan bagi penghuninya. Namun ada juga pendapat yang menganggap  bahwa posisi tusuk sate justru memberikan banyak keuntungan bagi pemiliknya. Karena pada posisi tusuk sate tersebut tempat tinggal kita akan mendapat sekuwen pandangan yang lebih lama, tentunya waktu sekuwen tersebut sangat tergantung dari panjang jalan yanbg berada didepan site.

Karena posisinya yang cukup potensial, maka sebagian orang kurang PD (percaya diri)  dengan keberadaan rumah rusuk sate ini. Sementara mereka yang mencoba berpikir positif terhadap kepemilikan rumah tusuk sate,  berpikiran lain.  Yakni dengan memperhatikan pola-pola kerajaan diseluruh manca negara, termasuk di dalam negeri kita sendiri.

Simak saja  letak singgasana raja yang selalu berada pada posisi didepan jalur jalan. Bahkan posisi singgasana tersebut ditinggikan dengan tangga. Kenyataan tersebut menunjukan bahwa Raja tersebut memiliki peran utama.

Demikian juga dengan site posisi tusuk sate. Letak site demikian memiliki peran yang cukup baik dalam lingkungan perumahan. Vocal point (pusat perhatian) dan  titik acuan akan melekat pada bangunan yang berada pada site tersebut. Sehingga menjadi bahan pembicaraan banyak orang.

Sebagai ilustrasi pada seseorang yang akan mencari alamat, atau akan menunjukan alamat posisi rumah  tertentu akan dijadikan acuan menuju tempat yang akan dituju. Vocal point tersebut biasanya selain posisi, fungsi bangunan juga selalu dijadikan acuan, atau skala bangunan, dalam hal ini bangunan yang yang lenih besar didaerah tersebut, lebih tinggi, atau warna-warna bangunan yang menarik perhatian mata.

Buat anda memiliki tanah pada posisi tusuk sate, tidak perlu terlalu kecewa.  Secara alamiah, lahan anda tetap  memiliki potensi baik. Tinggal bagaimana anda menyiasatinya, agar citra yang ditimbulkan oleh bangunan anda menimbulkan penilaian positif dari orang luar terhadap pemiliknya. Berbagai siasat dan trik dapat diterapkan  saat membuat  rancangan rumah tersebut.

Rancangan rumah sangat tergantung dengan kepribadian penghuninya, walaupun penghuninya mungkin lebih dari satu, atau bahkan karakter rumah tersebut juga dapat membentuk kepribadiaan penghuninya, terutama pada anak-anak, seorang anak yang dibesarkan dalam suatu tempat tinggal yang sehat maka akan menjadikan anak tersebut berkembang dan tumbuh menjadi anak yang sehat pula. Pengertian kesehatan tersebut tentunya tidak semata sehat fisik rumah saja akan tetapi sehat rohani penghuninya.

Demi menghindari tekanan dan ketidak nyamanan bagi penghuninya, hal terpenting dalam menyiasati rancangan ruang rumah tinggal tusuk sate adalah hindari penempatan jendela yang menghadap langsung ke poros jalan tusuk sate. Terutama ruang-ruang dalam .dengan intensitas aktifitas keluarga yang tinggi Seperti misalnya  pada ruang tidur, ruang keluarga, termasuk ruang tamu.

 100_2285

Biarkan orang luar hanya dapat mengamati bagian luar bangunan kita saja, demikian juga dengan bagian dalam biarkan seluruh penghuni tidak memperhatikan aktivitas didepannya, karena intensitas aktivitas menghadap poros jalan akan tampak tinggi.

Rumah tusuk sate harus memiliki ruang orientasi ke arah dalam, mutlak dibutuhkan taman-taman bagian dalam baik dibelakang bangunan maupun dibagian tengah bangunan.

Pencahayaan alami siang hari untuk bagian muka yang menghadap poros jalan sebaiknya diletakkan pada posisi menyamping dan buka seluas mungkin pandangan pada bagian dalam. Bila perlu tata sebaik mungkin taman dalam anda.

 

Rumah tusuk sate yang memesona, dapat menjadi sarana beramal .Karena bangunan anda dapat menjadi petunjuk bagi orang lain. Karenanya, jangan sampai   keliru menyiasati rumah tusuk sate tersebut, bila perlu konsultasikan pada ahlinya.

5 Tanggapan to “Rumah Tusuk Sate”

  1. terima kasih atas inspirasinya semoga jadi acuan yang positif untuk semua

  2. Lely Kumalasari Says:

    Kira-kira bisnis apa yang bisa dikembangkan pada rumah dengan posisi tusuk sate?

  3. Bila luas lahan memungkinkan, bangunan atau rumah yang berada pada posisi tusuk sate memiliki peluang untuk tempat usaha karena tempat tersebut menjadi fokus perhatian dari poros jalan. Namun memiliki kendala berkaitan dengan parkir bila lahan tidak memadai, tapi bila luias lahan memadai untuk parkir dalam site, maka ada baiknya parkir diletakan pada bagian belakang bangunan. Dan bentuk usaha yang cocok, menurut hemat saya adalah kegiatan seperti perkantoran, galeri. Namun perlu jiga dipertimbangkan terhadap kelas jalan yang berada di sekitarnya, kelas jalan dapat juga mempengaruhi bentuk usaha-nya, seperti jenis perkatoran seperti apa atau galeri seperti apa.
    Jadi hal-jhal yang perlu diperhatikan terlebih dahulu adalah; luas kapling kita, lingkungan sekitar dan kelas jalan. dan tentunya kemampuan kita dalam menjalankan bentuk usaha tersebut. tapi yang jelas dari sisi tempat, kapling tusuk sate sudah memiliki kelebihan dari sisi visual, sedangkan persoalan angin dapat diselesaikan oleh teknologi dan desain.
    Jangan sekali-kali menyepelekan facade bangunan, karena itu bagian yang menjadi sangat penting ketika anda akan membuka usaha, sehingga sara saya tempat parkir jangan menjadi bagian yang mengganggu pemandangan.
    selamat mencoba !!!!!!!

    salam,
    Arief Sabaruddin

  4. Tusuk sate atau pun tidak yg penting kita bersyukur telah memiliki rumah, coba kita tengok kebawah, masih banyak orang yg belum punya rumah, saya termasuk pemilik rumah yg berada pada posisi tusuk sate, tapi itu semua membawa berkah bagi saya dan keluarga.

  5. TRIMAKSIH TUK PENJELASANNYA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: